Categorized | Trik dan Tips

Obat Nyeri Gigi Berlubang

Curhat dikit dah….. :D

Sebelumnya tidak ada prasangka apa-apa saat berangkat kerja. Seperti biasa aja, hari nampak panas aja di siang hari. Panas nya dirasa-rasa tidak seperti taon-taon sebelum nya. Panas nya pada minggu ini luara biasa panas.

Kerja lumayan semangat, sampe juga waktu break alias luchtime. Makan nya sih biasa aja nasi putih plus ikang sambel gorengan.

Begitu menginjak jam 2 an siang… ga disangka-sangka, gigi ane yang berlubang yang udah 2 bulan ini ga menunjukkan aktifitasnya.. kembali mengamuk. Kali ini sakit nya luar biasa.

 

Mulai dari nyeri…. ngilu di sekujur kepala hingga panas yg ta tertahankan. Wal hasil.. rasanya pingin ngamuk aja.

Biasannya sih ane kasih minyak cengkeh cap burung kakak tua . Supaya cepet ilang nyeri nya. Itu kalo di rumah

Akhir nya langsung aja running ke klinik kantor minta obat. Ama bu dokter dikasih obat kecil IFI ama ANASTAN Forte (Mefenamic Acid 500 mg).

Langsung aja ¬†ane minum tu obat . BUT… sakit nya masih aja terasa suangaaaaatttttttttttt……..

 

Langsung aja merguru ama mbah google…. dan ketemu deh nie artikel.

Langsung aja cari temen yang bawa minyak kayu putih cap Lang. Ane tuang di telapak tangan dan pake si jari kecil.. ane oleskan di gigi berlubang yang suaaakit.

Yap….. ngga nyampe 5 menit , langsung ilang tu nyeri gigi. Kerja jadi semangat lagi.

Alhamdulillah………….

Note :

  • Silakan konsultasi ama Pak/Bu dokter dulu sebelum mengunakan obat minyak cengkeh atau minyak kayu putih.
  • Risiko pemakain ditanggung oleh anda sendiri.
  • Bagi penulis, 2 obat diatas terbukti ampuh dan aman.

berikut sedikit informasi tentang obat nyeri gigi :

 

Jika setiap orang menerapkan cara hidup teratur dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi, barangkali giginya tak ada yang rusak. Namun, banyak kenyataan menunjukkan yang sebaliknya. Sehingga mungkin dapat dikatakan, hampir tidak tidak ada orang yang giginya utuh dan tidak rusak.

Dalam hal ini, pemeliharaan gigi yang baik memegang peran penting dalam memperkecil kemungkinan terjadinya kerusakan gigi. Membersihkan gigi misalnya, harus dilakukan dengan cara yang tepat dan teratur. Dengan menyikat gigi secara seksama di setiap sisinya, sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi atau terselip di celah antargigi bisa disingkirkan. Terjadinya gigi berlubang pun bisa dicegah.

 

Membersihkan gigi secara tepat dan teratur sangat penting, karena sekali terkikis gigi pun berada di awal kerusakan. Setelah itu biasanya akan terjadi kerusakan lebih lanjut, yakni gigi berlubang atau peradangan dalam ruangan pulpa gigi. Peradangan dapat menimbulkan nyeri gigi. Namun, jika abses terjadi pada akar gigi, nyerinya akan terasa lebih hebat.

Apabila itu yang terjadi, untuk sementara mungkin dapat diatasi dengan obat nyeri gigi. Dalam hal ini dapat digunakan obat modern yang terbuat dari bahan kimia murni atau berasal dari alam.

 

Minyak atsiri (Minyak Cengkeh)
Ada beberapa obat antinyeri dari bahan-bahan alam, misalnya yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Yang telah terkenal di dunia pengobatan gigi antara lain minyak cengkeh (minyak atsiri yang diperoleh dari kuncup bunga cengkeh atau Eugenia aromaatica O.K.).

Minyak atsiri kuncup bunga cengkeh ini berjumlah 15-20% dengan komponen utama eugenol (85-95%). Kemudian sedikit eugenol asetat, B-kariofilena oksida, alfa-humulena, alfa-humulena epoksida, kuersetin, kemferol, asam galat, asam protokatekuat, sterol, dan sterol glikosida.

Minyak atsiri digunakan untuk pengobatan nyeri gigi karena bersifat analgetik (menghilangkan nyeri) lokal. Penggunaannya dengan mencelupkan kapas hidrofil (yang dapat dibasahi dengan air) secukupnya ke dalam minyak cengkeh lalu dimasukkan ke dalam lubang gigi yang sakit. Lambat laun rasa nyeri akan berkurang dan akhirnya hilang sama sekali.

Bahan alami lain yang dapat digunakan adalah daun jambu biji yang masih muda. Berdasarkan penelitian, daun itu mengandung pula minyak atsiri. Minyak atsiri itulah yang berkhasiat sebagai antiradang dan penghilang nyeri. Minyak atsiri daun jambu biji banyak mengandung sineol, zat-zat tanin, dan zat-zat triterpena. Senyawa-senyawa itu dapat dipisahkan dengan cara mendestilasi daun jambu biji dengan uap air. Jika segelintir kapas hidrofil di celupkan ke dalam minyak atsiri, lalu dimasukkan ke dalam lubang gigi, maka nyeri gigi berangsur-angsur berkurang dan akhirnya hilang sama sekali.

Dengan cara sederhana pun dapat dilakukan pengobatan nyeri gigi dengan daun jambu biji. Dalam Formularium Nasional Filipina Tahun 1982 telah diterapkan pengobatan nyeri gigi dengan daun jambu biji. Caranya dengan melumatkan daun muda jambu biji. Kemudian lumatan itu dimasukkan ke dalam lubang gigi yang nyeri. Berangsur-angsur nyeri akan berkurang dan akhirnya hilang sama sekali.

Bahkan, rebusan daun jambu biji pun banyak digunakan oleh masyarakat Brasil untuk mengobati gusi bengkak, luka-luka kecil di mulut, maupun nyeri tubuh. Hal itu menunjukkan adanya sifat antiradang penghilang nyeri, dan antibakteri pada daun jambu biji.

 

Minyak kayuputih
Tumbuhan lain yang dapat digunakan untuk mengobati nyeri gigi adalah daun kayuputih atau Melaleuca leucadendra (L.) L. Kandungan daun tumbuhan kayuputih ini adalah sineol, terpinal l-pinena, dan zat-zat aldehida.

Khasiat minyak kayuputih pada dosis kecil adalah peluruh keringat (diaforetik), pereda kejang (antispasmodik), dan stimulan. Juga bersifat sebagai penghilang nyeri lokal, karenanya dapat digunakan sebagai obat gosok rematik, yang mengurangi nyeri sendi. Juga digunakan untuk obat gosok pada bagian-bagian tubuh yang nyeri.

Seperti halnya minyak cengkeh sebagai analgetik lokal, minyak kayuputih juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri gigi. Dalam hal ini kapas hidrofil secukupnya dicelupkan ke dalam minyak kayuputih, lalu dimasukkan ke lubang gigi yang sakit. Cara itu akan mengurangi atau menghilangkan nyeri yang sedang diderita.

Obat alami ternyata dapat juga berperan dalam pemeliharaan kesehatan di samping obat-obat kimia atau obat modern. Karena itu, anggota masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok desa atau daerah terpencil dapat mengatasi masalah kesehatan dengan apa yang terdapat di alam, setidaknya untuk pertolongan pertama.

Yang lebih penting dari semua adalah menjaga kesehatan gigi. Nyeri gigi ‘hanyalah’ efek samping dari kurang terjaganya kesehatan gigi, sehingga menimbulkan lubang gigi. Karena itu mengunjungi dokter gigi setelah nyeri reda tetap diperlukan untuk memberikan nasehat dan perlakuan terhadap gigi yang rusak. Yah, memang daripada sakit gigi lebih baik sakit hati, lebih baik lagi kalau tidak sakit dua-duanya.

(Seperti ditulis Djoko Hargono di Majalah Intisari edisi Mei 2003)

Nais inpo from here

Leave a Reply

*

Our Partner

Our Partner

Update ESET Nod32

Update 11322, 15 Mar 2015

Update 15 Mar 2015

~ For Eset All Version, OS XP, Vista dan Win7